Thursday, July 16, 2009

MAX SCHULTZE

Max Johann Sigismund Schultze (Mar 25, 1825 - Januari 16, 1874), anatomist mikroskopis Jerman, lahir di Freiburg di Breisgau (Baden).

Ia belajar kedokteran di Berlin dan Greifswald. dan ditunjuk sebagai extraordinary profesor di Halle pada tahun 1854 dan lima tahun kemudian menjadi profesor anatomi dan histologi serta direktur Institute anatomis di Bonn. Dia meninggal di Bonn pada 16 Januari 1874.

Max Johann Sigismund Schultze (Mar 25, 1825 - Januari 16, 1874), anatomist mikroskopis Jerman, lahir di Freiburg di Breisgau (Baden).

Ia belajar kedokteran di Berlin dan Greifswald. dan ditunjuk sebagai extraordinary profesor di Halle pada tahun 1854 dan lima tahun kemudian menjadi profesor anatomi dan histologi serta direktur Institute anatomis di Bonn. Dia meninggal di Bonn pada 16 Januari 1874.

Karirnya dimulai pada tahun 1865, saat itu ia mengedit Archiv für mikroskopische Anatomie, dimana juga memberikan kontribusi pada banyak paper, dan dia memajukan subjek umumnya, dengan penyempurnaan pada metode teknis. Karya-karyanya meliputi:

* Beiträge zur Naturgeschichte der Turbellarien (1851)
* Uber Organismus den der Polythalamien (1854)
* Beiträge zur Kenntnis der Landplanarien (1857)
* Zur Kenntnis der elektrischen Organe der Fische (1858)
* Ein heizbarer Objecttisch pukat und Verwendung bei Untersuchungen des Blutes [1] (1865, yang pertama dikenal keterangan platelet)
* Zur Anatomie und der Physiologie jala (1866)


Namanya sangat dikenal karena karyanya pada teori sel. Dengan menggabungkan teori Felix Dujardin dari konsep "sarcode" pada binatang dengan Hugo von Mohl dengan protoplasma pada sayuran, ia menyatukan keduanya, dan dua hal itu termasuk di bawah nama umum protoplasma, mendefinisikan sel sebagai nucleated massa dari protoplasma dengan atau tanpa sel-dinding (Das Protoplasma der Rhizopoden und der Pflanzenzellen; ein Beiträg zur Theorie der Zelle, 1863).

translate dari : wikipedia

Wednesday, July 15, 2009

FELIX DUJARDIN


Felix Dujardin (April 5, 1802 - April 8, 1860) adalah seorang ahli biologi Perancis yang lahir di Tours. Dia diingat untuk penelitian protozoa dan invertebrata lainnya.

Pada tahun 1840 ia ditunjuk sebagai profesor dari geologi dan mineralogi di Universitas Toulouse, dan pada tahun berikutnya dia menjadi seorang profesor dari zoology dan botani di Rennes. Nanti dalam karirnya ia menjadi anggota dari Perancis Académie des sciences. Mengenai latar belakang pendidikannya, Dujardin lebih banyak belajar secara otodidak

Dujardin terutama dikenal untuk karyanya dengan hewan mikroskopis , dan pada 1834 yang diusulkan kelompok baru organisme bersel satu yang dipanggil Rhizopoda; artinya "akar-kaki. Nama itu kemudian diubah menjadi Protozoa. Dia menolak konsep Naturalis Kristen Gottfried Ehrenberg's ( 1795-1876) yang menyatakan organisme mikroskopis adalah "organisme lengkap" yang mirip dengan hewan yang lebih tinggi.

Dalam Foraminifera, ternyata dia menemukan sebuah kehidupan formless substansi yang dinamakannya "sarcode"; yang kemudian diganti oleh protoplasma oleh Hugo von Mohl (1805-1872). Selain itu, dia melakukan penelitian yang luas,termasuk di dalamnya kelompok hewan tdk bertulang punggung echinoderms, helminths dan cnidarians.

Pada 1850 Ia adalah orang pertama yang menggambarkan jamur badan, kunci dalam sistem saraf struktur serangga.

translate from : wikipedia

Saturday, June 20, 2009

STRUKTUR DARI BAGIAN CSS STYLE

BELAJAR MEMBUAT BLOGGER TEMPLATE 3

Di tutorial ini akan diperlihatkan struktur dari CSS Styling Section, yang merupakan bagian ke 2 dalam struktur blogger template code. Sekali lagi, tidak semua template memiliki struktur yang sama. Itu tergantung style pribadi dari desainernya. Tapi saya menemukan struktur yang memperlihatkan struktur yang sangat logis dan banyak memudahkan ketika coding, debugging, dan customizing template. Sekali lagi, Jika kita bisa mengerti tutorial ini, nanti kita bisa mengubah desain dan struktur dengan cara yang kita mau. Tapi pertama-tama kita harus mengerti ini dan di bawah ini ada struktur yang sangat sederhana untuk dimengerti dan digunakan.

Kita bagi CSS Styling Section menjadi 9 bagian yang lebih kecil. Untuk saat ini kita akan mempelajari bagian-bagian ini secara umum. Kita akan mempelajarinya lebih detail mengenai coding di dalam sub-bagian2 ini nanti di rangkaian tutorial ini. Selalulah mengacu pada struktur blogger template code untuk membantu kita memahami sub-bagian yang dijelaskan di sini.


Subsection 1 - Variable:
Sub-bagian ini mengandung deklarasi (pengenalan) dari font dan warna variable yang muncul di bagian Font and Color tab dalam page Layout. Contohnya Text color atau text font variable yang bisa kita pilih dan ubah menggunakan font and colors tab. Di dalam template-template yang dibuat ourbloggertemplate.com, ditambahkan banyak variable (mendekati 40+) disesuaikan dengan beberapa standard blogger template untuk memudahkan kita mengatur banyak hal dalam template.

Subsection 2 - Global:
Bagian ini berisikan kode untuk mengontrol Layout dan tampilan umum. Jika kita melihat kotak hijau d atas, kita akan melihat "body {.....}". ini berarti setiap kode berada di dalam "{.....}" akan mengontrol property umum (size, layout, dan tampilan) dari badan template (body/semua yang terlihat di layer komputer). Sebagai contoh, bagian ini mengontrol lebar dari template dan warna latar belakang atau gambar. Tapi ini tidak mengatur property detail dalam body container, jika ini mendeklarasikan text font kemudian dalam sub-bagian memasang kembali property yang sama, property yang diatur dalam body container akan tidak diperlihatkan atau dibatalkan.

Dalam sub-bagian, kita juga menemukan bagian besar yang penting lainnya-Outer-wrapper dan content-wrapper- sehingga sub-bagian ini tempat untuk mengatur bagian-bagian ini.

Subsection 3 - Header:
bagian ini mengatur property di dalam bagian header wrapper. Yang paling umum adalah Blog Title dan Blog Description. Pada kebanyakan template di ourblogspottemplate, sudah ditambahkan extra objek pada Header wrapper-yakni Linkbar (Menubar Horisontal). Biasanya, kita tidak bisa menambah objek pada header karena tidak bisa menggunakan tab Add Page Element. Untuk menambahkan linkbar, kita bisa mengubah bagian ke 3 dari template code struktur ( bagian data). Selain itu Ada juga yang menambahkan Google Search Bar. Idealnya, kita bisa menambahkan apapun yang kita inginkan jika tahu bagaimana caranya menggunakan bagian ketiga ini. Ini akan kita lakukan nanti.



Subsection 4 - Main:
Bagian ini mengatur segala property (ukuran, Layout, dan tampilan) dalam Main –Wrapper, antara lain- Date Header, Posting, Comment, feed link, dan beberapa widget yang kita tarik ke bagian Main menggunakan tab add page element.

Subsection 5 - Sidebar:

Bagian ini mengatur property dari segala sesuatu dalam Sidebar-wrapper, contohnya label, Blog Archieve, adsense, links, dll. Tapi ini tidak mengatur berapa banyak sidebar yang kita punya atau lokasinya di blog (contoh: template Sidebar-main-sidebar atau main-sidebar-sidebar). Bagian yang mengatur hal itu adalah bagian tiga dari struktur blogger template code - yaitu Data Section.

Subsection 6 - Miscellaneous:

Bagian ini mengatur property dari elemen-elemen tambahan yang tidak diatur oleh bagian-bagian di atas. Elemen tersenut antara lain Profile (about me), Blockquote, dan kode. Ini berarti jika ingin mengubah warna quoted text atau font dari nama panggilan di profile, bagian inilah yang perlu diubah.



Subsection 7 - Post-Footer:
Dalam template umum, bagian ini mengatur 3 hal:
1. Post-Footer – text di bawah post body. Ini bagian yang berisikan Informasi tentang posting, atau text yang berkata "Posted by YourNickname, Labels: ....., 5 Comments, dll.
2. Blog-Pager – Link di bawah posting yang berkata "Newer Posts, Home, atau Older Posts".
3. Feed-Link – link yang bilang "Subscribe to: Posts (Atom)".

Subsection 8 - Comment:
Bagian ini mengatur property dari bagian Comment di dalam blog.

Subsection 9 - Footer:
Bagian ini mengatur property dalam bagian footer. Pada umumnya, bagian footer berisikan beberapa text yang menjelaskan kepemilikan atau copyright dari blog. Dalam beberapa blog, mereka juga meletakkan bagian extra seperti : Recent Posts atau Popular Posts dalam 2 kolom atau lebih. Pada dasarnya, kita bisa meletakkan apapun dalam footer seperti dalam sidebar. Tapi jika kita ingin menambahkan lebih dari 1 kolom di bagian footer, kita harus merombak bagian ketiga dari struktur blogger template code
ourbloggertemplate.com

Friday, June 19, 2009

STRUKTUR BLOGGER TEMPLATE CODE

BELAJAR MEMBUAT BLOGGER TEMPLATE 2

Inilah penampakan struktur blogger template, inilah cara paling sederhana untuk melihatnya (sebenernya ribet sih. Hehehe). Banyak template yang struktur kodenya seperti ini. Gambar di bawah ini menunjukkan cara membagi bagian kode menjadi tiga bagian dan memperlihatkan baris atas saja dari setiap bagian sehingga kita bisa melihat dari baris pertama dan selanjutnya.



Bagian 1: Header dari kode. Pada dasarnya bagian ini mengandung informasi penting tentang template kode dan judul dari blog. Tapi, yang terpenting, kita tidak perlu kawatir tentang apapun di bagian ini. Sudah ada header standard untuk semua template. Kita cuma perlu menambahkan beberapa kode saat menyisipkan meta tag (informasi tambahan untuk SEO).

Bagian 2: Ini adalah CSS Styling Section. CSS singkatan dari Cascading Style Sheets, bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengatur style (desain) dari HTML dokumen. Inilah bagian yang harus paling dipahami untuk memodifikasi template kita sekarang atau membuat template baru. Meskipun ini merupakan kode pemrograman web, kita masih bisa melakukan banyak hal pada template kita jika mengerti struktur dari bagian ini tanpa perlu banyak tahu tentang HTML dan CSS. Kita akan membahas bagian ini nanti di tutorial berikutnya.

Bagian 3 : Ini adalah Body (badan) atau data dari kode- bagian paling penting yang mengambil semua content dari blogger database dan meletakkannya di bagian yang benar ke dalam blog ketika seseorang melihat blog kita.Ini juga bagian yang memberitahu blog bagian mana yang muncul duluan- header, sidebar, Main, Post, Footer, dll. Tapi bagian ini tidak mengatur tampilan blog dan bagaimana kelihatannya di internet(karena bagian CSS-lah yang punya peran di sini).

Kita tidak perlu kawatir terlalu banyak tentang bagian ini juga, hanya seperti tahap permulaan. Tapi kita harus tahu sedikit tentang bagian ini jika ingin menambahkan extra widget yang tidak bisa dilakukan dengan menggunakan tombol add page element, seperti tombol social bookmarking-Digg, AddThis, RSS button, atau jika ingin meletakkan adsense kode di tempat special seperti pada bagian post, atau meletakkan google Analitics code untuk menarik visitor ke blog kita, dan lebih banyak lagi. Saat ini sudah banyak instruksi mudah untuk membantu kita menyisipkan semua di atas. Jadi tidak usah terlalu kawatir dengan bagian ini.

Source : ourbloggertemplate

Thursday, June 18, 2009

STRUKTUR BLOGGER TEMPLATE

O'chan nemu tutorial cara membuat template di suatu blog. sayangnya blog itu berbahasa inggris, jadi ochan coba translate ke bahasa indonesia agar gampang dipelajari.

BELAJAR MEMBUAT BLOGGER TEMPLATE 1

Sebelum mendesign template, kita harus punya ide bagaimana struktur dasar dari template tersebut. Pada umumnya, struktur dari beberapa template tidak persis sama. Tapi, dengan mengenal struktur dasar, kita dapat dengan mudah mendapatkan ide bagaimana mengembangkan template kita yang sekarang, mendesain template, dan bagaimana mengubahnya sehingga memiliki struktur yang berbeda.

beberapa bagian struktur template jelas terlihat dari kebanyakan blog yang kita lihat. Contohnya : header, footer, dan bagian posting. Tapi ada beberapa bagian lain yang (bs disebut block atau containers berikutnya) yang tidak terlihat di layar monitor tapi bagian penting HTML untuk membangun template agar praktis dan benar kerjanya.

Untuk memulai kita lihat dulu struktur dasar template di bawah ini, kebanyakan template memiliki struktur seperti ini :


Kita pelajari dulu dari blok yang paling besar sampai blok terkecil:
1. Body: block paling lebar yang merupakan badan dari template (pada dasarnya semua yang terlihat di layer komputer).
2. Outer-wrapper: kotak ini melapisi bagian template (Body lebih mirip bagian luar template). Pada umumnya, kita membangun sebuah wrapper untuk menempatkan beberapa kotak lebih kecil di dalamnya. Kotak-kotak yang paling umum di dalam outer-wrapper adalah : header, content, dan footer
3. Header: Kotak ini adalah bagian teratas dari blog (namanya sudah memperlihatkan dengan jelas. Tapi di dalam header kita punya sub-block lain-Header title block, Header description block, dan lainnya contohnya adsense banner, menu bar, dll. Jadi, untuk menggabungkan semua sub-block ini dalam satu kotak besar, kotak paling besar di bagian header biasanya Header-wrapper yang menggabungkan semua di dalamnya.
4. Content: Di bawah header adalah content wrapper- pada dasarnya ini bagian terpenting dari semua block. Di dalam wrapper ini ada kotak-kotak sidebar (1,2 atau lebih) dan kotak utama ( main block) yang memuat Post, comment, dan beberapa iklan.
5. Footer: adalah kotak paling bawah dari template. Seperti bagian header, kita juga memerlukan Footer wrapper untuk memuat sub-block yang lain di bagian footer.
6. Main: Main-wrapper adalah kotak paling lebar dalam content wrapper. Di dalam main-wrapper terdapat Post block, comment block, date header, dan widget lain yang dibuat dari add page element option.
7. Sidebar: adalah block yang memuat semua side widget- About me, label, archieve, text, Html and Javascript, adsense, dll. Dalam blogger template standard, kita sering menemukan satu sidebar saja, oleh karena itu disebut 2-column template (Main dan sidebar). Tapi sebenarnya mudah menambahkan banyak kolom sidebar. Yang paling banyak setelah satu sidebar adalah 2 sidebar atau 3-column template. Kita akan belajar itu nanti. Setelah mempelajari rangkaian tutorial ini, pertama kita pahami dulu struktur template, nanti akan terasa mudah menambahkan maupun memindahkan sidebar ke bagian kiri atau kanan main block.
8. Blog Post: block ini memuat isi terpenting- Judul posting, post, Post author, label, dll.
Satu cara lain untuk melihat struktur ini adalah dengan melihat bagian hierarkis. Dimulai dengan kotak terbesar kemudian kotak-kotak di dalamnya, strukturnya terlihat seperti bagian di bawah ini :

Body


Outer-wrapper


Header-wrapper


Blog Title


Blog Description


Other widgets


Content-wrapper


Sidebar-wrapper (1,2,3...)


Main-wrapper


Date Header


Posts


Post Title


Post Content (or called Post Body)


Post Footer (Author, Labels, etc)


Comments


Feed Link


Other widgets (mostly ad units)


Footer-wrapper


Footer text (disclaimer, copyrights, etc)


Other widgets



Pertama-tama kita pahami dulu struktur dasar ini, akan lebih mudah untuk mulai belajar tentang structure kode blogger template. Belajar struktur kode tidak hanya belajar HTML or CSS, tapi lebih banyak tentang bagaimana mengorganisasi template code, yang sangat seperti bagaimana mengorganisasi kotak-kotak ini. Sangat mengejutkan jika ternyata meskipun dengan pengetahuan kecil dalam pemrograman, kita bisa menyesuaikan menyesuaikan template dengan baik dengan memahami struktur dasar dan beberapa bahasa CSS.

Tutorial berikutnya ditunggu ya...

source :www.ourblogtemplates.com

Tuesday, May 19, 2009

GANGGANG (ALGAE)

Diambil dari tedybio.multiply
Dalam dunia tumbuhan ganggang termasuk kedalam dunia tallopyta (tumbuhan talus), karena belum mempunyai akar, batang dan daun secara jelas.
Tumbuhan ganggang ada yang bersel tunggal dan juga ada yang bersel banyak dengan bentuk serupa benang atau lembaran.
Tubuh ganggang terdapat zat warna (pigmen), yaitu :
- fikosianin : warna biru
- klorofil : warna hijau
- fikosantin : warna perang/ coklat
- fikoeritrin : warna merah
- karoten : warna keemasan
- xantofil : warna kuning
Ganggang bersifat autotrof (dapat menyusun makanannya sendiri).Hampir semua ganggang bersifat eukaryotik. Habitat hidupnya di air tawar, laut dan tempat-tempat yang lembab.
Ganggang terbagi menjadi beberapa kelas :
- Cyanophyta (ganggang biru), masih prokaryotik.
- Chlorophyta (ganggang hijau)
- Chrysophyta (ganggang keemasan)
- Phaeophyta (ganggang coklat/ perang)
- Rhodophyta (ganggang merah)

1. Cyanophyta (ganggang biru)
Merupakan ganggang bersel satu dan bersifat prokayotik.
Keterangan lain sudah dibahas dalam bab terdahulu.

2. Chloropyta (ganggang hijau)
Mempunyai pigmen klorofil a, klorofil b, karoten dan xantofil. Ganggang ini juga dapat melakukan fotosintesis. 90% hidup di air tawar dan 10% hidup di laut. Yang hidup di air umumnya sebagai plankton atau bentos, juga menempel pada batu dan tanah. Ganggang hijau merupakan kelompok ganggang yang paling banyak jumlahnya diantara gangganga lain.
Cara reproduksi dengan fragmentasi dan konyugasi.
contoh :
- Chlorella : bersel satu, bentuk bulat, kloroplas menyerupai mangkuk atau lonceng, hidup di air tawar/ laut/ payau/ darat, pembiakan vegetatif dengan pembelahan sel dan tiap sel membentuk 4 sel anakan. Beberapa ahli beranggapan ganggang ini dapat dimanfaatkan kelak untuk memproduksi bahan makanan baru bagi manusia, yakni protein, lemak dan karbohidrat.
- Ulva : terdapat di dasar pantai berbatu, berupa lembaran yang disebut selada air dan dapat dimakan.
- Spiroggyra: berbentuk benang (filamen) silindris, hidup di kolam, sawah atau perairan yang airnya tidak deras, reproduksi vegetatif dengan fragmentasi, generatif dengan konyugasi yaitu dua Spirogyra yang bertonjolan berdekatan, kemudian dua tonjolan bergabung membentuk pembuluh, protoplasma isi sel yang berlaku sebagai gamet, gamet sel yang satu pindah ke gamet sel yang lain dan terjadilah plasmogami dan diikuti kariogami, hasil persatuan ini berupa zigospora diploid, zigospora mengadakan meiosis dan tumbuh menjadi benang baru yang haploid, dan hanya satu sel yang menjadi individu baru.
- Chlamidomonas: berbentuk bulat telur dengan dua flagelum, satu vakuola dan satu nukleus. Ditemukan butir stigma dan pirenoidyang berfungsi sebagai pusat pembentukan tepung (amilum). Reproduksi dilakukan membelah diri dan konyugasi.
- Euglena: juga dikelompokan ke dalam protozoa (hewan), karena selain mempunyai klorofil juga dapat berpindah tempat.
- Hydrodictyon: ditemukan di air tawar dan koloninya berbentuk jala. Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi (pemisahan) sel koloni menghasilkan zoospora, sedang generatif dengan konyugasi sel gamet yang dilepas dari induknya menghasilkan zigospora.
- Oedogonium: biasanya melekat pada tanaman air, rumaha siput dan lain-lain.
- Chara : bentuknya seperti tumbuhan tingkat tinggi, terdapat di air tawar. Batang beruas-ruas dan tiap ruas bercabang kecil.

Peranan ganggang hijau dalam kehidupan :
a. Menguntungkan :
- sebagai plankton dan merupakan komponen penting dalam rantai makanan air tawar.
- dapat dipakai sebagai makanan, misal Ulva dan Chlorella.
- penghasil O2 dari proses fotosintesis yang diperlukan oleh hewan-hewan air.
b. Merugikan :
- ganggang hijau dapat mengganggu bila perairan terlalu subur, sehingga air akan berubah warna dan berbau.

3. Phaeophyta (ganggang coklat/ perang)
Hidup di pantai, warna coklat karena adanya pigmen fikosantin (coklat), klorofil a, klorofil b dan xantofil. Tubuh berbentuk seperti benang atau lembaran yang dapat mencapai puluhan meter.
Reproduksi vegetatif dengan fragmentasi,c sedangkan generatif dengan isogami dan oogami.
Contoh :
- Laminaria
- Fucus
- Turbinaria
- Sargasum
Peranan ganggang coklat :
- Penghasil asam alginat, sebagai bahan campuran es krim, cat, obat-obatan, lateks sintetis
- Sumber I2 (iodium) dan K (kalium)
- Sebagai makanan ternak

4. Rhodophyta (ganggang merah)
Umumnya hidup di laut dan beberapa jenis di air tawar, mengandung pigmen kklorofi a, klorofil d, karoten, fikoeritrin, fikosianin.
Tubuh bersel banyak menyerupai benang atau lembaran.
Reproduksi vegetatif dengan spora.
Contoh :
- Batrachospermum
- Gelidium
- Eucheuma
- Gracililaria
- Chondrus
- Porphyra
- Polysiphonia
- Nemalion
- dll

Peranan ganggang merah :
Eucheuma spinosum, Gracilaris, Gelidium merupakan penghasil agar-agar.

5. Chrysophyta ( ganggang keemasan)
Bersel tunggal atau banyak, mempunyai pigmen klorofil a, klorofil c, karoten, xantofil dan fikosantin.
Hidup di tempat yang basah, laut, air tawar, dan merupakan fitoplankton.
Contoh :
- Vaucheria : hidup di air atau tempat yang basah, berbentuk benang sering bercabang.
- Ochromonas : sel berbentuk bola, berstigma, flagel dua sama panjang, kloroplas berupa lembaran melengkung warna kekuningan.
- Diatome (Navicula atau ganggang kersik): hidup di air tawar, laut sebagai epifit dan mayoritas sebagai plankton. Contoh yang terkenal dari Diatome adalah Pinnularia sp. Cangkok Diatome dibuat dari bahan gelas yaitu silica.
Manfaat ganggang keemasan :
Diatome (ganggang kersik) dapat dipakai sebagai penyerap nitrogliserin pada bahan peledak, sebagai campuran semen dan sebagai bahan penggosok.

Peranan ganggang dalam kehidupan :
1. Bidang industri
- Asam alginat yang dihasilkan ganggang perang berperan untuk pembuatan plastik, kosmetik dan tekstil.
- Navicula sp, yang mati membentuk tanah diatome dipakai sebagai bahan penyekat dinamit, penggosok dan saringan.
- Eucheuma spinosum (ganggang merah), merupakan penghasil agar-agar.
- Chlorella merupakan sumber karbohidrat dan protein.
- Fukus dan Laminaria, abunya menghasilkan yodium.
2. Bidang perikanan
Ganggang yang berupa fitoplankton merupakan makanan ikan di laut.
3. Dalam ekosistem
Pada ekosistem air ganggang berfungsi sebagai komponen produsen yang paling utama.

Monday, May 18, 2009

KENAPA HANYA TUMBUHAN DIKOTIL YANG BISA DICANGKOK?



Ini pertanyaan yang ditanyain guru SMAq beberapa tahun yang lalu. Belum nemu jawaban yang pas banget sih, tapi siapa tahu jawaban yang kemarin bisa membantu.

Mencangkok adalah salah satu cara mengembangbiakan tanaman secara vegetatif. Sebenernya cangkok masih sodara sama stek, bedanya, tanaman yang dicangkok baru ditanam di lahan baru setelah tumbuh akar, kalo stek langsung tancap aja. Sifat tanaman hasil cangkok otomatis sama dengan induknya karena tidak ada perubahan struktur gen. Wong dipotong doang, hehehe...

Dalam kenyataannya, hanya tumbuhan dikotil saja yang dapat dicangkok. Kenapa? Alangkah baiknya kita meninjau struktur batangnya (karena batanglah yang dicangkok.

Struktur batang tumbuhan monokotil berbeda dengan susunan batang dikotil. Kita lihat saja pada gambar.

Struktur batang tumbuhan dikotil dan monokotil berbeda, adapun perbedaannya antara lain,
1. Berkas pembuluh pada tumbuhan dikotil teratur. Floem terletak di bagian luar pembuluh dan xylem terdapat di bagian dalam pembuluh, di antara dua bagian ini terdapat kambium yang meripakan jaringan meristematis sekunder. Sedangkan pada tumbuhan monokotil berkas pembuluhnya menyebar. Xylem dan floemnya berdekatan tapi menyebar di seluruh bagian.

2. Batang dikotil memiliki kambium untuk pertumbuhan sekunder (membesar / melebar) sedangkan tumbuhan monokotil tidak.

Dua hal di ataslah yang menyebabkan hanya tumbuhan dikotil yang bisa dicangkok. Mencangkok memerlukan sususnan batang yang teratur. Saat mencangkok jaringan floem dihilangkan agar zat makanan hasil fotosintesis terhenti di daerah pemotongan dan merangsang pertumbuhan akar. Selain itu juga dibutuhkan kambium yang merupakan jaringan meristematis untuk pertumbuhan sekunder.

Cangkok
adalah cara yang cepat dalam memperbanyak tanaman, sifat yang diperolehpun sama seperti induknya. Tapi hati-hati, tanaman yang dicangkok biasanya memiliki perakaran yang lemah.

TULISAN TERBARU